Follow by Email

Senin, 14 November 2011

si NewBie ikut The Man Go to The Moon

Give away?? Apaan tuh mbak... Itu kata2 pertamaku waktu mbak Riri ngasi tau ada event GA yg diadain oleh kak Kahfi si empunya Man and The Moon. Ya Give Away, ntar kamu review blognya dia, trus kamu tulis di blog-mu trus ada term and condition, tarr tulisanmu dinilai ama si Kahfi, yg menang dapat hadiah lho. Novel. Kamu bisa milih sendiri judulnya. Otakku langsung berputar, mengais-ngais judul novel yg udah lama aku pengen. Oh bukan novel, buku tepatnya, bukunya pak Dahlan Iskan yg Inspiratif. Sisi lain otakku berteriak, Woooy, Aliiiff, Aliiif gimana selepas dari Pondok Madani?? Hiks, Seri Lanjutan Kehidupan si Alif ngawe-awe. Ollla, Nuruuuul,,, stoopp!! Yang dapat novel yang menang ajah. Hahahah, si Newbie ini mimpi menang! Gapapa deh, ini namanya optimis! Hidup harus selalu optimis.

Nggawe wae, paling gak, blogmu iso terkenal engko, gitu kata mbak Riri, so, setelah menunggu momen yg pas, setelah menghabiskan sepiting nasi goreng+telor+cah kangkung, setelah menandaskan segelas teh tawar, here I am. Nulis. Sedikit mempelajari review kawan-kawan, kok kebanyakan membahas mengenai personality kak Kahfi dinilai dari tulisan – tulisannya ya? Jadi agak sedikit bingung, apa memang seperti ini rules-nya GA... Yeah, namanya saja newbie, wajar kalo agak sedikit bingung... Okay, IMO review gak seperti itu dan as usual, I wanna be different... :-D

And here is the writing begins...

Di awal menjadi pengikut blognya kak Kahfi aku tidak menyangka bahwa si empunya blog ini adalah Makhluq Teknik. Tulisan – tulisannya jauh dari kesan bahasa keteknikan yang selalu lugas to nde poin, kalo aku ga boleh bilang agak sedikit melo untuk ukuran cowok, dalam bahasa halusnya, tulisan – tulisan kak Kahfi penuh perasaan, hihihi, moga yg di review bacanya dengan hati yg agak dingin, jadi gak marah aku kritik habis-habisan, lho ini review apa critisize sih?? Apalah terserah, aku kan Newbie. Dan Pengen Jadi Penulis akhirnya menjadi artikel pilihan yang akan aku koyak-koyak. Hehehe

Tarahan. 11.30 wib hari rabu 18-05-2011
Tiap kali mampir ke toko buku gramedia di jl.kartini ., satu yang terbetik – kapan ya aku bisa jadi penulis buku. Kok rasanya sudah sangat pengen banget menulis sebuah buku . Tipe aku, hmm, aku sebenarnya suka di bidang seni gambar ya maklumlah aku kuliah di teknik arsitektur
(Lha ini bukti otentik kalo kak Kahfi Ternyata memang soul-nya jadi penulis, hanya mungkin terpenjara di dalam tubuh Makhluq Teknik. Piss..!!) Awal  mulai suka menulis ya karena tentang perjalanankehidupanku. Ya puzzel kehidupanku tidak berjalan mulus dan aman seperti org2 kebanyakan.Sebetulnya menulis ini hanya pengungkapan emosi dan isi hati, ya mungkin selama ini aku setiap memikirkan sesuatu selalu sendiri (Sesuatu yg berasal dari hati tentu mencerminkan hati si empunya, ini yang jadi sebab tulisan – tulisan kak Kahfi terasa so Smooth, dari hati, itu kuncinya).

 iki gambare kok ra gellem mettu tho.....

Ya walau kelak tulisanku Cuma sederhana tapi paling tidak uneg2 di kepala ini keluar ntr di tahan2 lama2 bisa meledak, he2.. kebetulan aku punya blog  juga  menjadi sarana sarana aku belajar tekun gimana caranya merangkai kata-kata
, (honestly aku sedikit terganggu dengan pemilihan kata-kata yang agak terkesan kaku yang dilemas-lemaskan pada artikel ini, agak sedikit gak enjoy menikmati tulisanmu kali ini, kau menulis agak dengan feel yang sedikit acak-acakan, ups, sorry kakak, nevertheless, the information about the good side of Cockroach really helps me against my phobia), merasakan feel dari tiap kata, menangkap karakter dari tiap huruf, bikin penyelarasan makna pada satu kalimat, dan sedikit memberikan pembiusan pada tiap paragrafnya (yang ini nih yang benar-benar membius, bushet, bacanya pas hujan-hujan memang ampuh bikin nangis, kangen emak, kangen bapak, kangen rumah, kangen masa lalu, kangen punya pasangan lagi, huahahahahah... Ampun deh, top markotop anastesi tulisannya...)  He2 sok2 an kale ya.. tapi biarlah anjing menggonggong kafilah berlalu...

Tinggal masalah waktu, kapan momen itu bakalan datang. Seperti kata seorang bijak, jadilah seperti bintang di atas langit itu.. dibutuhkan satu ledakan dari dalam untuk membuatnya berpijar terang… Dan aku sedang mengikuti nasehat si bijak itu. Mengumpulkan energi dari dalam.. dan suatu waktu.. ledakan dari dalam akan membuatku terkaget-kaget (ini dia ledakannya, dahsyaatttt!!! benar benar mengaduk-aduk emosi pembaca [baca:aku], emosi dari sudut hati yang terdalam) maksudnya apa kale ya?? hehe

Kemaren, aku  nonton film (yang pastinya film dari luar) jalan ceritanya cukup bagus – dan pesan yang kutarik darinya adalah, profesi seorang penulis sangatlah menarik. Karena setiap kehidupan yang dilihatnya, akan menjadi cerita menarik dan enak untuk dibaca oleh siapapun. Pribadi seorang penulis.. terasa lebih dewasa dan matang, karena tiap pengalaman hidup bisa menjadi semacam autobiografi.. yang kadang berperan pula sebagai cermin atau apalah yang itu menjadikan momen untuk menguji kematangan pribadi di tengah kegilaan yang mengepung si penulis....

Finally, belum tutug sakjane lehku nulis, ananging, lintange saya lerem, mendunge prepet2, aku harus pulang, Ssstt... aku lagi nemenin temenku kencan ini, dan dia udah siap2 pulang... Tak ada gading yang tak retak, semoga kak Kahfi berkenan sekedar mebaca coretan caci maki yg menurutku sangat gak layak untuk aku ikutkan dalam momen Give Away ini...

4 komentar:

  1. hehe mbak nurul,,mas yo sambil senyum2 iki ,,yo wes toh,,ora ilok nek ora optimis,,suwon yo wes ikutan nang giveaway ne mas,,:)

    BalasHapus
  2. @kak kahfi... iyo.. samo samo... semoga being different bisa nyuri hatinya yg punya blog jadi iso menang hihihi hehehehe......

    BalasHapus
  3. wes menang kan? Lha semua di kasih hadiah soale....heheee

    BalasHapus
  4. Ikut ta mbak...
    Kan semuanya dapet hadiah tho :D

    BalasHapus

Author

authorBanyuwangi the Sunrise of Java, Indonesia jalan - jalan, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, karena dengan menulis kita belajar.
Learn More ?



Pengikut